Nahnul Huffazh Qobla Kulli Syai’in” kita ini hafizh sesudah dan sebelum apapun.

Nampaknya itu yang ingin diraih oleh Rizky Dian Prasetya, salah satu siswa dari SMP Ibnu Batutah (Binaan LMI/Zakato). Kegemarannya pada bidang Olahraga tidak memudarkan keinginanya untuk tetap menjadi seorang hafizh qur’an.

Terlahir dari keluarga petani, Rizky begitu ia kerap disapa sama sekali tidak menyerah dengan keadaan. Meskipun hasil Bertani yang didapat orang tuanya hanya cukup  untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Baginya, mimpi akan semakin Indah diraih jika penuh dengan tantangan. Persis seperti apa yang telah ia jalani sekarang.

Sulung dari 3 bersaudara ini sudah ditempa sedemikian rupa untuk mencapai mimpi-mimpinya. Mimpinya untuk menjadi seorang hafizh quran 30 Juz terus menemui ujian dariNya. Rasa sulit, jenuh, bosan kerap menghampirinya. Namun mental juara seakan sudah hadir dalam dirinya, ia tak pernah menyerah untuk menghafal kalamNya. Ia terus menyemangati dirinya sendiri untuk teap menghafal dan menjadi hafizh quran.

Terlabih, keinginn tinggal di pondok dan bersekolah di SMP Ibnu Batutah muncul dari dalam diri sendiri sejak duduk di bangku SD. Ia memahami betul, ketika berani berkomitmen maka harus berani menjalani dan berani istiqomah dengannya. Mental juara memang tak bisa dilepaskan dari dalam dirinya.

Kegemarannya pada olahraga mampu ia aktualisasikan dengan baik, hasilnya? Menjadi juara 1 lomba lari dan juara 2 lompat jauh tingkat kabupaten Madiun pernah diraihnya.  Wah, selamat ya Rizky!

Ketika ditanya,

“Memangnya, cita cita Rizky ingin menjadi Apa?”

“Saya ingin menjadi perwira TNI AU..”

Wah Masya Allah, ternyata saat ini kita sedang membaca perjalanan hidup calon Perwira TNI AU yang Hafidz  Qur’an. Kita doakan, semoga apa yang dicita-citakan menjadi kenyataan, aamiin.

Leave a Reply